Music On Net

Kamis, 12 Juni 2008

Saosin

Saosin: Just Another So-Called Emo Band


Judul album: Saosin (self-titled)
Artis: Saosin

Para penggemar musik emo pasti sudah tidak asing lagi dengan Saosin. Band pendatang baru ini beranggotakan 5 cowok dari California. Walau penjualan album self-titled mereka terbilang biasa-biasa saja, musik mereka ternyata cukup mampu membetot hati fans di Indonesia. Buktinya, konser mereka di Tennis Indoor Senayan 20 Mei kemarin, dijubeli 3700 orang lebih.

Gaung nama Saosin sudah terdengar sejak mereka merilis E.P pada tahun 2003. E.P yang berisikan 5 lagu itu ternyata mendapat sambutan hangat. Saat itu perhatian publik tertuju pada dua hal: vokal Anthony Green yang kuat dan ulikan gitar Beau Burchell yang khas. Di antara berjamurnya band-band beraliran sama seperti My Chemical Romance atau Artic Monkey, Anthony Green tidak hanya sekadar berteriak.

Tahun 2006, Anthony Green hengkang dan digantikan Cove Reber. Banyak penggemar pesimis dengan kelangsungan karir mereka. Tapi ketika LP mereka rilis, mereka terpaksa menelan kembali kekhawatiran mereka.

Cove Reber memang bukan Anthony Green, tapi dia mampu mengambil elemen penting dari Green dan memperkuatnya dengan gayanya sendiri. Coba dengar It's Far Better To Learn, nomor pembuka yang jadi gebrakan bagus untuk memicu adrenalin. Dibuka oleh ulikan-ulikan gitar Beau Burchell yang khas, vokal Cove menyusul dan langsung terlihat menyatu dengan konsep bermusik Saosin.

Ada pula Sleepers, lagu yang pada E.P dijuduli Wanna Hear Another Fast Song. Dinilai sebagai lagu yang biasa-biasa saja di E.P., kini lagu itu mencuat berkat karakter vokal Cove Reber.

Album ini terdiri dari 12 lagu yang dapat dikategorikan sebagai genre post-hardcore atau pop-punk. Sebagian fans berat menyebutnya emo. Tapi apapun itu, lagu-lagu di dalamnya menawarkan sentuhan baru dalam industri musik.

posted by Dexde at 23.32

0 Comments:

Posting Komentar

<< Home