Music On Net
Minggu, 06 Juli 2008
CITY OF EVIL: Avenged Sevenfold 'Ngamuk' Di Album Tergress!

KONSER AVENGED SEVENFOLD [A7X] di Indonesia, terhitung sukses berat. Sekitar 500 orang waktu itu mendatangi konser band punk yang repotnya waktu itu, belum sempat merilis album di Indonesia. Toh sukses juga konsernya.
A7X dibentuk tahun 1999 di California, US, Band pemilik album 'City of Evil' ini diperkuat Zacky Vengeance (gitar), M.Shadows(vokal), Synyster Gates (gitar,piano), Johnny Christ (Bass) serta The Rev (drum). Di album 'Waking the Fallen' mereka mendapat support tinggi dari Rolling Stones dan menghasilkan penjualan 175.000 US. A7X bukan emo, mereka juga tidak mau dibilang screamo, tapi menurut mereka musik mereka adalah "Old School Metal"
Meski terlambat, tapi akhirnya album utuhnya dirilis di Indonesia. Album bertitel 'City of Evil' ini menjadi pengobat rindu fans-fans mereka yang selama ini mendapatkan lagunya dari internet atau import.
Album ini sebenarnya apik. Komposisi musikalnya seperti ditrack berjudul 'Bat Country' atau 'Strength of The Wolrd' menjadi track yang patut disimak baik-baik. Album ini meski terlambat, tetap bisa jadi jarahan fans yang tergila-gila. Kamukah?
Kamis, 12 Juni 2008
Endank Soekamti
| Sssttt...!!!: Endank Soekamti Tak Lagi Cari Perhatian
|
Saosin
Judul album: Saosin (self-titled)
Artis: Saosin
Para penggemar musik emo pasti sudah tidak asing lagi dengan Saosin. Band pendatang baru ini beranggotakan 5 cowok dari California. Walau penjualan album self-titled mereka terbilang biasa-biasa saja, musik mereka ternyata cukup mampu membetot hati fans di Indonesia. Buktinya, konser mereka di Tennis Indoor Senayan 20 Mei kemarin, dijubeli 3700 orang lebih.
Gaung nama Saosin sudah terdengar sejak mereka merilis E.P pada tahun 2003. E.P yang berisikan 5 lagu itu ternyata mendapat sambutan hangat. Saat itu perhatian publik tertuju pada dua hal: vokal Anthony Green yang kuat dan ulikan gitar Beau Burchell yang khas. Di antara berjamurnya band-band beraliran sama seperti My Chemical Romance atau Artic Monkey, Anthony Green tidak hanya sekadar berteriak.
Tahun 2006, Anthony Green hengkang dan digantikan Cove Reber. Banyak penggemar pesimis dengan kelangsungan karir mereka. Tapi ketika LP mereka rilis, mereka terpaksa menelan kembali kekhawatiran mereka.
Cove Reber memang bukan Anthony Green, tapi dia mampu mengambil elemen penting dari Green dan memperkuatnya dengan gayanya sendiri. Coba dengar It's Far Better To Learn, nomor pembuka yang jadi gebrakan bagus untuk memicu adrenalin. Dibuka oleh ulikan-ulikan gitar Beau Burchell yang khas, vokal Cove menyusul dan langsung terlihat menyatu dengan konsep bermusik Saosin.
Ada pula Sleepers, lagu yang pada E.P dijuduli Wanna Hear Another Fast Song. Dinilai sebagai lagu yang biasa-biasa saja di E.P., kini lagu itu mencuat berkat karakter vokal Cove Reber.
Album ini terdiri dari 12 lagu yang dapat dikategorikan sebagai genre post-hardcore atau pop-punk. Sebagian fans berat menyebutnya emo. Tapi apapun itu, lagu-lagu di dalamnya menawarkan sentuhan baru dalam industri musik.
30 Second To Mars
Album: A Beautiful LifeArtis: 30 Seconds To Mars
Setelah debut self-titled album mereka di tahun 2002, 30 Seconds to Mars kini kembali dengan album kedua, A Beautiful Lie. Dan satu hal yang bisa disimpulkan dari album ini: Whoa, what a scream, Mr. Leto!
Bagi yang belum tahu, 30 Seconds To Mars adalah grup musik bentukan Jared Leto. Bagi yang belum ngeh, Jared Leto adalah aktor yang pernah membintangi 15-an film, di antaranya Requiem for A Dream, Urban Legend dan Alexander.
Ketidakberuntungan yang pernah menimpa beberapa aktor yang coba-coba banting stir ke musik (Keanu Reeves, Russel Crowe dan Bruce Willis) rupanya tidak menyurutkan langkah Leto untuk menjajal kemampuan bermusiknya. Pada tahun 1998, bersama kakaknya, Shannon, 30 Seconds To Mars diawali dari proyek keluarga. Matt Wachter kemudian bergabung sebagai basis dan kerboardis. Setelah beberapa kali berganti gitaris, akhirnya Tomo Milicevic – fans berat mereka yang mengikuti perjalanan karir bermusik mereka dengan setia – direkrut menjadi gitaris tetap.
Pada tahun 2002, debut album mereka dirilis. Mendapat review yang pro-kontra, album ini hanya mampu mencapai 100.000 copy. Album kedua mereka, A Beautiful Lie, dirilis pada tanggal 30 Agustus 2005. Album ini diproduksi oleh Josh Abraham, yang juga merupakan nama penting di balik album Orgy, Velvet Underground dan Linkin Park. Menariknya, penyempurnaan album ini dilakukan di lima negara berbeda, sekaligus memberi kesempatan pada karir film Jared.
Sejauh ini, ada 3 hits yang berasal dari album A Beautiful Lie: Attack, The Kill dan From Yesterday. Yang menarik perhatian dari 30 Seconds To Mars adalah video musiknya. Entah karena label bintang film yang melekat pada Jared, video-video musik band ini selalu di-set mirip film, lengkap dengan credit title di akhir video. Video musik From Yesterday, misalnya, berdurasi cukup fantastis (15 menit!) dengan latar belakang kerajaan Cina – cukup mengingatkan pada film kolosal-nya Zang Yimou, Curse of The Golden Flower.
Lalu bagaimana dengan musiknya sendiri? Well, yang jelas, musik 30 Seconds to Mars bukan musik untuk semua orang. Dianggap bergenre modern-rock oleh beberapa orang, Jared menyebut album ini sebagai “story of life, death, pain, joy and passion”. Cukup menarik, karena tidak ada perbedaan yang cukup signifikan antara lagu yang satu dengan yang lain. Artinya, bila boleh jujur, semua lagu di album ini terdengar sama, jeritan Jared Leto sebagai vokalis (merangkap posisi gitar dan syn) pun tidak membuatnya terdengar lebih baik. But very powerful scream, by the way.
Tidak bisa dipungkiri, sosok Jared Leto lah yang membuat album ini terlihat penting. Namun bagi yang suka dengan sound-sound seperti ini, tentunya riff-riff gitar Tomo Milicevic, ulikan bass Matt Watcher dan gebukan drum Shannon Leto pun tak bisa dianggap sebelah mata.
Rabu, 11 Juni 2008
Travis 'Blink 182' Barker Tuntut Perusahaan Minuman
![]() |
| Travis Barker |
Travis menuduh perusahaan minuman 'Rockstar' mempublikasikan foto dirinya yang sedang memegang kaleng salah satu jenis minuman merek 'Rockstar' dan menggunakan namanya tanpa seijin sang drummer band beraliran punk rock itu.
Dalam gugatan itu dikatakan bahwa perusahaan minuman itu secara tidak adil menggunakan foto dan imej yang melekat pada diri Travis untuk tujuan komersil. Perusahaan itu dituduh melakukan pelanggaran privasi, persaingan tak sehat dan penyalahgunaan dalam melakukan promosi produknya.
Gugatan tersebut juga memuat bahwa Travis merupakan figur terkemuka dalam dunia musik rock dan mengalami kerugian karena pelanggaran tersebut.
Travis 'eks Blink 182' Batal Jadi Duda

Los Angeles Tanggal 8 Agustus 2006, Travis Barker mantan drummer Blink 182 tiba-tiba saja mengajukan gugatan cerai terhadap mantan Miss USA 1995, Shanna Moakler. Kini keduanya malah batal cerai.
Ketika kasus perceraian ini terkuak, Travis dan Shanna sempat adu mulut lewat media. Bahkan Travis sempat menjalin kasih dengan Paris Hilton saat keduanya sedang bermasalah.
Akhir bulan lalu Shanna pernah menuturkan bahwa ia dan Travis sedang mencoba memperbaiki pernikahannya. Kedua anak mereka jadi alasan mengapa akhirnya Travis berbaikan dengan Shanna.
"Kami hanya mencoba untuk maju dengan lembaran baru. Saya pikir cinta membuat keluarga kami bersatu dan kami percaya dengan diri kami sendiri," ujar Travis seperti dikutip detikhot dari Hollywood, Jumat (13/4/2007).
Hal senada juga dikatakan Shanna. Ia bersikeras bahwa perpisahannya dengan Travis telah berakhir, kini mereka adalah suami istri lagi.
Sekedar informasi, Travis yang kini mendirikan band +44 itu menikahi Shanna, 30 Oktober 2004. Mereka merayakan pesta pernikahannya dengan nuansa Halloween. Travis mengajukan gugatan cerai setelah keduanya baru kelar menggarap reality show 'Meet the Barkers'.
Untuk menandai kebahagiaan ini, Travis dan Shanna menambah anggota keluarga baru. Seekor anjing bulldog Prancis. Romantis Baget...
Travis Barker Akhirnya Resmi Menduda
Juli 2007, sang mantan drummer Blink 182 itu lagi-lagi pisah ranjang. Beberapa kali Travis terlihat menghabiskan waktu bersama pacar-pacar barunya. Paris Hilton pun pernah dekat dengan Travis dan Shanna ngamuk saat itu.
Kini keduanya mengaku telah resmi bercerai. Travis dan Shanna yang keduanya pernah membintangi reality show MTV ini melakukannya dengan alasan demi kebaikan.
"Saya tak lagi bersamanya. Kami telah bercerai beberapa hari lalu," ujar Travis dikutip
Ketika ditanya apakah kini Travis telah menemukan kekasih baru, ia membantahnya. Travis telah matang dan keluarga adalah hidupnya.
"Saya punya putri yang cantik di rumah, putra yang tampan di rumah. Hanya itu yang ada dalam kepalaku saat ini. Saya tak punya waktu untuk yang lain," jelas Travis.
(yla/yla)
Endank Soekamti membuktikan eksistensinya di album ketiga. Lewat 'Sssttt...!!!', Endank Soekamti tak lagi cari dan curi-curi perhatian. Mereka siap melangkahkan kaki dengan mantap.